0
Dikirim pada 13 Januari 2011 di Uncategories

Tawaran untuk pembelian kredit segala macam barang kini ada di hadapan kita. Mulai dari kredit rumah, mobil hingga sekedar baju, tas atau kebutuhan pribadi lainnya. Apa memang kita harus selalu beli nyicil setiap barang yang kita inginkan?

Kalau yang dikreditkan adalah barang puluhan juta atau bahkan ratusan macam Rumah atau Mobil, mungkin masih sah saja untuk menggunakan cara kredit. Tapi coba refleksilah apakah memang untuk sekedar memiliki tas branded kita harus kredit? Atau karena mengejar tawaran diskon gila dari teman atas sebuah baju kita menawar untuk bayar 3 kali?

Di kalangan ibu-ibu hal macam ini terasa lumrah. Apalagi kalau sambil ngegosip di acara arisan. Dagangan keluar kabeh! Bayar nyicil boleh kok!

Tapi sebelum memutuskan mengkredit sebuah barang cobalah bertanya dalam hati : apakah barang itu perlu banget dimiliki sesegera mungkin walau harus kredit? Apakah nggak bisa ditunda pembeliannya hingga uang kita cukup atau ada dana lebih?

Kalau untuk beli panci di acara arisan-arisan saja harus selalu kredit, berarti kita belum bisa me-manage keuangan kita. Atau lebih dalam lagi : kita masih belum siap dewasa secara finansial.

Tulisan ini dibuat untuk menyikapi maraknya pembicaraan mengenai diskon gila disdus.com di internet



Dikirim pada 13 Januari 2011 di Uncategories
comments powered by Disqus


connect with ABATASA